Dilematisasi Rohis

Pertama, gue mau ngasi tau kalo isi postingan ini sebagian besar copas. Tapi gue juga copas yang bertanggung jawab, ngasi sumber aslinya. dan ga keseluruhan yang gue copas, gue juga edit dan nambah-nambahin.


 Nih sumbernya: Rahmat Saputra Biki





Jarang-jarang nih bahas beginian. Most of you would say it's unbelieveable that I'm anak rohis, isn't it? Yaa, mengingat segalanya tentang gue wajar sih ga banyak yang percaya, but thats the truth.

Anak Rohis juga manusia. Punya hati, punya rasa. Juga, tentu punya rasa suka dan bisa jatuh cinta.  Ya iyalah, kalo masih merasa manusia sih ya pasti punya rasa cinta. Hewan aja punya kok, selama masih hidup. Tapi tentu manusia punya aturan dalam mengekspresikan cintanya. Ada aturan yang harus dipatuhi. Kalo hewan nggak ada aturan yang harus mereka patuhi. Hewan mah mau ML juga siapa peduli.

Karena anggota Rohis juga punya rasa suka dan rasa cinta, pasti mereka pernah dong ngalamin yang namanya JATUH CINTA. Meskipun cara anak rohis agak sedikit beda ama remaja umumnya. Kalo remaja umumnya langsung kenalan, terus janjian dan jadian deh dalam ikatan bernama pacaran. Kalo anak Rohis? Kalo untuk pacaran terang-terangan kayaknya jarang ada. Mungkin mereka malu. Tapi ada juga beberapa yang pacaran tapi ngakunya pacaran islami, padahal kadang itu cuma buat alesan dia aja.
#NoOffense #NoMention
Gaya pacaran anggota Rohis yang pacaran juga agak lain. Awalnya sih ukhuwah, tapi kebablasan jadi demenen. Mulanya cuma bergaul sesama pengurus, lama-lama muncul benih-benih cinta. Bersemi dalam dada dan melahirkan kerinduan.
#Eeaaaa #Azeekk
Anak rohis juga bisa tergoda saat cinta mulai bersemi. Jadi sering tampil keren kalo pergi ke sekolah, sok dingin-dingin cumi beku di hadapan gebetan. Sering terjadi loh, cinlok sesama anggota rohis. Wajar lah, sebab cinta itu naluriah. Udah ada saat manusia diciptakan oleh Allah Swt.

Dalam salah satu firmanNya disebutkan: ”Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak,” (QS Ali Imraan [3]:14)


Btw, berhubung gue copas dari notes di fb, coba deh kalian buka notes-notes di fb, liat postingan temen kalian jaman dulu, pasti ketawa-ketawa sendiri. Seriusan.




Segitu aja ya bro, piss bro~

Comments