Beberapa tahun terakhir suka bolak-balik Jakarta-Bandung, dan tentu saja menggunakan moda transportasi umum dengan biaya termurah. Waktu masih kuliah di Depok biasanya pakai bus MGI Depok-Bandung yang berangkatnya satu jam sekali, terakhir pakai (2017) ongkosnya Rp 75.000, gatau kalo sekarang. Pernah juga pakai travel termurah, Baraya, awal pakai Baraya ongkosnya Rp 75.000, lalu sekarang (2018) naik jadi Rp 95.000, sejak harganya Rp 90.000 udah ga pernah pakai Baraya lagi, kecuali dapat promo.
Setelah lulus kuliah, otomatis udah ga ke Depok lagi, pilihan busnya pindah ke Primajasa. Awalnya pakai Primajasa rute Lebak Bulus-Bandung, terakhir pakai (2017) ongkosnya Rp 75.000. Lalu menemukan alternatif lain, bus Primajasa rute Lebak Bulus-Tasikmalaya atau Lebak Bulus-Garut. Tentu saja naiknya ga sampai tujuan akhir, turunnya di pinggir jalan tol, bisa di Kopo, Toha, atau Buah Batu. Ongkosnya kalo ga salah ingat Rp 50.000. Tapi sejak akhir 2017 akses nyelip buat keluar dari pinggir tol ke jalan raya udah mulai ditutup.
Sejak di tol Cikampek sedang ada proyek pengerjaan jalan layang, waktu perjalanan ke Bandung lewat tol jadi lebih lama, mulai beralih ke kereta yang waktu tempuhnya jelas. Tentu saja naiknya Argo Parahyangan kelas ekonomi. Tahun 2017 sempat mengalami tarifnya Rp 80.000, lalu sejak akhir 2017 naik jadi Rp 90.000, tentu saja selalu mencari promo-promo diskon dari agen penjualan tiket selain PT KAI.
Dan kemarin baru saja menggunakan moda transportasi termurah menuju Bandung, ga sampai Rp 20.000! Bukan, bukan kereta kuda, kereta api juga kok.
Namanya kereta api lokal Walahar Express, rute Tanjung Priok-Purwakarta, tarifnya? Rp 6.000 saja. Ga harus ke Tanjung Priok untuk naik kereta ini, untuk pengguna KRL jalur Serpong, Bogor dan Tangerang, bisa naik dari stasiun Kemayoran, Untuk pengguna jalur Bekasi bisa naik dari stasiun Tambun. Jam keberangkatan dari Kemayoran ada 3, 10:16, 11:24, dan 16:36, tapi disarankan naik yang 11:24 untuk menyambung kereta dari Purwakarta.
Untuk pembelian tiket bisa dari 7 hari sebelumnya, atau pada hari keberangkatan juga bisa (Go Show). Karena ini kereta lokal, tentu saja selama perjalanan akan disalip kereta jarak jauh lainnya, dari berangkat 11:24 dan estimasi tiba di Purwakarta pukul 13:45, melar sampai pukul 14:35, yaudah, murah ini terima aja.
Setelah tiba di Purwakarta, langsung beli tiket kereta api lokal Cibatuan, rute Purwakarta-Cibatu. Tenang, berhenti di stasiun Bandung kok, tarifnya? Rp 8.000 saja. Tapi cuma ada 1 keberangkatan setiap harinya, pukul 15:45, makanya tadi menyarankan naik KA Walahar yang berangkat 11:24, biar ga kelamaan nunggu. Dari keberangkatan 15:45, tiba di Bandung sekitar jam 18:10.
Karena 2 kereta tadi adalah kereta lokal, tentu saja duduknya rebutan, dan model kursinya 2-3. Total lama perjalanan hampir 7 jam, ya mau murah mana bisa cepat.
Udah ya, gitu aja, paling juga nanti balik ke Argo Parahyangan kelas ekonomi lagi, kemarin coba-coba aja.
Piss bro~~
Comments
Post a Comment